Kami juga lahir dari buah cinta
Sama seperti anak-anak Adam dan Hawa
Sempurna, adalah kata-kata yang menyakitkan bagi kami
Seperti tombak yang ditusukkan ke ulu hati kami
Apa salah kami lahir di dunia ini
Kami juga lahir dari buah cinta
Sama seperti anak-anak Adam dan Hawa
Sempurna hanya untk orang normal dan tidak sempurna untuk
tuli
Apa salah kami lahir di dunia ini
Wajah-wajah sinis yang melihat kami
Itu juga sama menyakitkan
Tapi kami masih tetap yakin
Bahwa kami masih memiliki kemampuan
Begitulah lirik “Sempurna” yang dinyanyikan BeatBoxJogjakarta bersama rekan-rekan yang tergabung dalam DAC (Deaf Art Community). Lirik suara hati yang begitu menyentuh para
pendengar sebagai wujud eksistensi kawan-kawan DAC sebagai penyandang
tunarungu. Pada pagelaran seni yang diselenggarakan dalam rangka HUT DAC ke-8
ini, mereka begitu lincah menampilkan performa terbaik mereka. Bertempat di
Taman Budaya Yogyakarta pada tanggal 28 Desember 2012, mereka seakan ingin menampilkan
bahwa jiwa seni juga dimiliki oleh mereka yang tuna rungu. Mungkin kita tidak akan habis pikir, bagaimana
bisa tunarungu memainkan jimbe dengan cukup berirama, tapi itulah yang mereka tampilkan.
Dengan penuh totalitas dan percaya diri mereka memainkan alat music jimbe. Puisi isyarat , pantomime, dan tarian hip-hop juga
mereka suguhkan.
Di pentas seni yang Cuma-Cuma ini, saya semakin kagum ketika
mengetahui kepedulian kawan-kawan DAC terhadap sesama. Meskipun mereka sendiri
memiliki keterbatasan, tidak membuat mereka menunduk dan terdiam merenungi
keterbatasan mereka tersebut. Lewat pentas besar bertajuk Aku ingin menjadi kupu-kupu
colour of live itu mereka mengajak
para penonton untuk menggalang dana untuk penyandang kanker. Pentas seni malam
itu adalah pentas seni ++ menurut saya. Bagaimana tidak? Selain menyuguhkan
karya seni, pentas tersebut juga menyelipkan nasihat besar bagi saya dan
mungkin juga bagi semua penonton bahwa keterbatasan bukanlah sebuah halangan dalam
berkarya, aku kamu bisa kita sama. Ini lah sentilan lembut bagi saya
untuk mengubah perangai yang malas dalam diri saya. Terima kasih DAC. Saya tunggu
penampilan kalian 28 Desember 2013. Proud of you!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar