Sayup-sayup ku dengar ponakanku yang masih di bawah umur menyanyikan lirik lagu di atas, lagu yang baru ngetrend akhir-akhir ini.Fenomena seperti ini sudah biasa kita jumpai. Fenomena ini sangat memprihatinkan, lagu-lagu tema percintaan tidak lah sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Memang bukan salah anak sepenuhnya saat mereka lebih kenal dengan lagu-lagu orang dewasa. Karena faktanya memang sekarang lagu anak jarang diperdengarkan.Minimnya lagu anak-anak sekarang ini menjadikan anak-anak menyanyikan lagu yang sebenarnya bukan konsumsinya, seperti pepatah tak ada rotan akar pun jadi. Tidak hanya lagu anak yang minim jumlahnya, acara-acara yang mengusung lagu anak seperti di era 90-an (Pesta Ceria, Klak Klik dll) kini tak lagi ada. Ini pun menjadikan anak-anak Indonesia tak lagi mengenal 'lagu mereka'. Fakta yang saya jumpai beberapa hari yang lalu membuat orang-orang pun miris melihatnya.Lagu I heart U dibawakan oleh boyband yang lagi cenat-cenut itu di sebuah acara bernuansa islami, audisi da'i cilik di sebuah stasiun tv swasta yang nota bene pesertanya adalah anak-anak. Apakah pantas? Seketika banyak kritik yang mencuat menanggapi hal itu. Sepertinya yang ditayangkan di layar kaca kebanyakan hanyalah memenuhi trend pasar yang sedang booming dan menampilkan sesuatu yang mendapat rating tinggi secara berulang-ulang tanpa mengedepankan aspek pendidikan.you know me so wellgirl i love you, girl i need you..
Apakah kita hanya akan tinggal diam melihat fenomena ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar