Kamis, 30 Juni 2011

BUCUR media berbagi suka duka canda tawa kita

Well, guys pernah denger kata-kata bucur? ya mungkin sebagian dari kalian masih awam dengan kosa ini, ini bucur  bukan bubur apalagi cucur. Masih penasaran apa itu bucur? kalian cari di KBBI sampai lebaran monyet juga nggak bakalan nemu.Okay, be calm, jangan tergesa-gesa, saya tahu kalian yang masih nggak familiar sama ini kata. Ok let's check it out dude..

Bucur sebenarnya terdiri dari dua dua kata, dan salah satu kata tersebut merupakan turunan dari dua kata juga. Nah loh, udah bisa nebak kan? yang belum bisa ok saya bocorin dah.Bucur lahir dari penyatuan dua kata yaitu Buku dan Curhat. dan curhat sendiri dari kata curahan hati.Jadi cukup jelas bukan apa itu bucur.

Saya sendiri kenal yang namanya bucur sejak SMA, di kelas satu kami sekelas ngeluncurin yang namanya itu bucur. Tiap hari bucur selalu berpindah dari tangan ke tangan penghuni kelas saya.Pribadi yang bermacam-macam membuat konten bucur pun kaya nikmatnya gado-gado, meski campur-campur tetap bisa dinikmati. Ada yang sekedar say Hi sama teman, nulis message buat seluruh penghuni kelas, nulis puisi, nulis pengalaman, nulis pengumuman, ece-ecenan (saling memperolok),nulis catatan pelajaran juga. Suka duka bersama semua dituangkan di lembar-lembar bucur.Dan kebiasaan menerbitkan bucur pun tetap saya jalani , hingga di banggu kuliah ini bersama dua sista saya.

Pokoknya ini buku sungguh bermanfaat, sarana sharing pengalaman, mengembangkan bakat bersastra, wadah buat guyonan gelak tawa, menjalin keakraban, media informasi dll. Cuma yang perlu diingat bucur bukan milik pribadi tapi milik umum, jadi apapun tulisan yang mau ditulis jangan sampai merugikan pihak lain.

Itu tadi sekilas tentang bucur. Mau? Cobain deh :)

#maaf tanpa restu kalian ane publikasi si encur :) cc: ses lele, ses elis


Tidak ada komentar:

Posting Komentar