Kadang tidak mudah orang membuka mulut, menyalurkan ide, menuangkan pikiran, mencurahkan isi hati secara langsung. Mereka memilih bisu dan sengaja membungkam mulut. Entah takut yang diucapkan salah atau memang bingung apa yang hendak dikatakan. Ada rasa kurang percaya diri dalam diri. Selalu muncul rasa ketakutan entah itu takut salah, takut dicaci, ataupun takut dikritisi. Pengecut memang, diam tidak bergerak apalagi berpendapat. Sekedar manut, manut dan manut (red. terserah). Mental kacung pun perlahan-lahan tumbuh menjadi skema pemikiran. Tanpa ada inisiatif dan berujung non aktif . Merasa puas tanpa prestasi dan bangga akan kestatisan.Enggan bergerak cepat apalagi lari. Yang dilakukan hanya merangkak perlahan, jika tidak ya hanya diam di tempat menanti datangnya sang mentari. Namun barangkali sebenarnya ada cita-cita tertentu dalam diri, tapi kemudian terbendung oleh ketakutan dalam melangkah dan berbicara. Hasilnya pun kembali statis.
jadi selanjutnya mau seperti apa. terserah. perubahan itu perlu (ke arah positif tentunya)
positiv thinking . .
BalasHapusmungkinkah orang itu sariawan ? sakit gigi ? atau bau mulut ??
he
pizz bu' . .:p
wakakak .. mungkin . sakit perut
BalasHapus