Sabtu, 23 Juli 2011

Ngapak Jaya

Entah kenapa bahasa daerah Banyumas dan sekitarnya ini menjadi kian terkenal. Bahasa dengan intonasi yang unik ini menjadikan orang awam akan susah mencerna bahasa tersebut dan perlahan-lahan menarik mulutnya ke kanan-kiri juga atas-bawah.

Sepertinya bahasa ngapak lambat laun akan akan menjadi bahasa internasional.. haha mungkinkah?. Sekarang bahasa ini semakin diangkat di media. Sebut saja Warteg Boyz yang sukses dengan lagunya Okelah Kalo Begitu yang dinyanyikan dengan logat super ngapak. 

Saat social network lagi anget-angetnya dibahas dan dikonsumsi, ada social network versi ngapak yang juga tak mau ketinggalan. Jejaring sosial www.kayakiye.com ini full of  bahasa ngapak. Dengan tampilan mirip facebook, kayakiye juga menyediakan fitur newsfeed, photo, video, games dll hampir mirip dengan facebook. Dan saat ini membernya pun mencapai 65.551 orang

Dan baru-baru ini ngapak pun semakin populer lagi saat film kartun dengan bahasa ngapak diupload di youtube dengan judul Antonim (perlawanan kata) bisa download di sini. Sumpah, ini film bikin ngakak pooool.:). Ngapak benar-benar bikin ngakak.

Bahasa ngapak sebagai salah satu bahasa daerah memberikan warna tersendiri bagi kebudayaan Indonesia. Karena kebudayaan nasional berakar dari kebudayaan daerah. Jadi jangan malu mengakui bahasa Ngapak sebagai kekayaan budaya Indonesia. Ngapak Jaya, Indonesia Raya. :D

Rabu, 20 Juli 2011

Membawa Air dengan Keranjang

Yang saya baca seminggu yang lalu masih membekas di otak saya..

Seorang cucu bertanya pada kakeknya, "aku tiap hari membaca alquran tapi mengapa sulit untuk menghafal semua ayat alquran?" . sang kakek menjawab sambil tersenyum, "coba sekarang kau ambil air di sungai dengan keranjang ini". sang cucu lalu beranjak ke sungai dengan menenteng keranjang itu tanpa pikir panjang. dia ambil air di sungai itu dengan keranjang yang dibawanya. belum sampai rumah, air di keranjang itu selalu habis.dia coba terus menerus (haduh ni cucu, ya mana bisa bawa air pake kranjang). dan akhirnya dia agak 'mutung' lalu kembali ke rumah. "berulang kali aku mencoba tapi air selalu habis sebelum sampai rumah", kata si cucu pada si kakek. si kakek menjawab " coba lihat keranjang tadi, semakin bersih bukan?, itu sama saja dengan membaca alquran, walaupun kita sulit menghafal semua ayatnya, hati kita pasti akan semakin bersih dan tentram dengan membaca alquran".si cucu mengangguk-angguk tanda setuju.

begitu pun juga saya, mengangguk-angguk tanda sepaham (sambil senyum'' sendiri sambil berkata o iyaya o iyaya)